Minggu, 13 April 2014

Home » » 10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat


10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

Liputan6.com, Jakarta Kisah kehidupan orang melarat yang berhasil menjadi konglomerat ternyata bukan hanya karangan belaka yang sering diputar di layar kaca. Sebagian orang di dunia memang benar pernah mengalaminya.

Dikutip dari Business Insider, Senin (24/3/2014), mulai dari hidup di panti asuhan hingga kehilangan jari saat bekerja di pabrik, tidak mematahkan semangat sebagian orang untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Bahkan bos-bos perusahaan besar yang kini Anda lihat hidup dengan penuh kemewahan, tak semuanya berasal dari keluarga mapan. Berikut 5 dari 10 konglomerat yang pernah hidup melarat:

1. Larry Ellison 10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

Total kekayaan: US$ 41 miliar Lahir di Brooklyn, Ellison lahir tanpa ayah. Dia lantas dititipkan pada paman dan bibi yang membesarkannya. Saat sang paman meninggal, Ellsion keluar sekolah dan pindah ke California. Di sana dia bekerja serabutan selama delapan tahun. Hebatnya, Ellison kemudian mampu mendirikan perusahaan pengembangan software, Oracle pada 1977 dan menjadikannya sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.

2. Howard Schultz 10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

Total kekayaan: US$ 2 miliar Lahir dan besar di lingkungan kumuh dijalani Schultz tanpa banyak mengeluh. Saat itu, dia tahu, orang-orang di balik perumahan kumuhnya memiliki lebih banyak uang, dan keluarga yang lebih bahagia. Perasaan itu yang kemudian mendorongnya untuk keluar dari kehidupan miskinnya. Dia lantas berhasil memperoleh beasiswa dan mendapat pendidikan di perguruan tinggi. Dia lantas melamar bekerja di kedai kopi, Starbucks yang saat itu baru memiliki 60 cabang. Berkat usahanya sejak menjadi CEO pada 1987, Starbucks kini telah memiliki lebih dari 16 ribu outlet di seluruh dunia.

3. Ralph Lauren 10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

Total kekayaan: US$ 7,7 miliar Setelah lulus sekolah menengah, Lauren lantas melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Tapi dia lantas keluar dari kampus untuk bergabung dengan militer. Setelah itu dia bekerja sebagai pelayan di Brooks Brothers di mana dia mulai merancang mimpinya merancang pakaian. Pada 1967 dia memutuskan untuk mewujudkan mimpinya dengan menjual produk buatannya sendiri. Setahun kemudian dia menemukan merek fashion, Polo.

4. Kenny Troutt 10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

Total kekayaan: US$ 1,7 miliar Troutt dibesarkan seorang ayah yang bekerja sebagai bartender. Dia akhirnya bekerja sebagai penjual asuransi untuk membiayai kuliahnya. Sukses dengan pendidikannya, dia berhasil mencetak banyak uang dari perusahaan Excel Communications yang dibangun pada 1988. Dua tahun kemudian, Troutt menggabungkan perusahaannya dengan Teleglobe dalam sebuah kesepakatan bernilai US$ 3,5 miliar.

5. Shahid Khan 10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, Shahid Khan sebelumnya hanya bekerja sebagai pencuci piring. Pria asal Pakistan ini datang ke Amerika Serikat (AS) untuk mengecap ilmu di University of Illinois. Namun sekarang, Khan memiliki salah satu perusahaan swasta terbesar di AS, Flex-N-Gate.

(SUmber: liputan6.com)

Ada 12 Komentar Pada Artikel » 10 Konglomerat yang Pernah Hidup Melarat

  1. Artikel yang bagus. salam perkenalan, datang kemari sambil menawarkan vcd pembelajaran anak2, barangkali mempunyai adik, keponakan atau mungkin anak yang masih kecil, vcd ini sangat bagus untuk mendidik dan membangun karakter anak sejak dini, semoga bermanfaat dan ditunggu kujungannya trm ksh.

    BalasHapus
  2. wah ternyata orang yang kaya juga pernah melarat ya :)

    BalasHapus
  3. inspiratif sekali tulisannya

    BalasHapus
  4. dari kesepuluhnya..memang awalnya hidup dari kekurangan..kemudian bangkit lalu meraih aoa yg di impikan :)

    BalasHapus
  5. wah ga nyangka juga ya , jadi kaya itu harus kerja keras dulu

    BalasHapus
  6. artikel yang bagus ini gannn...http://regadgetmu.blogspot.com/2014/04/review-acer-liquid-z5.html

    BalasHapus
  7. yang dari indonesia ada ngga ya...
    keep happy blogging always...salam dari makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah2an yg kesebelas
      giliran saya bang :)

      Hapus
  8. dari yang tak punya menjadi berpunya karena keuletannya.

    BalasHapus
  9. super sekali mereka ya bang... kehidupan dulu yang melarat akhirnya bisa menjadi konglomerat.... hebat dah....

    BalasHapus
  10. jadi segala sesuatu itu perlu perjuangan

    BalasHapus

Label terkait:
|widget|Tips n trik1|Tips n trik2|Suak Putat|Seputar Jambi|Sejarah|Saint|Kehidupan|Religi|Olahraga|Mp3|Layanan|Langka tapi Nyata|Game|Ekonomi|Aplikasi|Kamus Bahasa|

Diberdayakan oleh Blogger.