Rabu, 26 Juni 2013

Home » » Sungai Berwajah Manusia Dilihat dari Luar Angkasa

Sungai Berwajah Manusia Dilihat dari Luar Angkasa

cik_awi

Sungai Berwajah Manusia Dilihat dari Luar Angkasa Masih ingatkah dengan Chris Hadfield, seorang mantan komandan di stasiun luar angkasa internasional. Meski telah kembali ke bumi danj mengumumkan pengunduran dirinya, mantan astronot ini kembali menghadirkan gambar menakjubkan hasil jepretannya di luar angkasa.

Kali ini melalui akun Twitter-nya, Hadfield mem- posting sebuah gambar danau berwarna hijau yang bertempat di Jerman, hasil jepretannya di luar angkasa. Uniknya, gambar sungai yang diambil oleh Hadfield ini menunjukkan bentuk danau yang menyerupai wajah seorang manusia.

Dengan mem-posting gambar melalui akun Twitter, para pengikut ( follower ) Hadfield bahkan mengungkapkan rasa terima kasih pada setiap foto yang di- posting . Berdasarkan informasi yang beredar, kini Hadfield telah memiliki sekira 1 juta pengikut hanya dalam beberapa minggu setelah mendarat kembali di Bumi.

Ada 13 Komentar Pada Artikel » Sungai Berwajah Manusia Dilihat dari Luar Angkasa

  1. hmm..alam memang penuh misteri.... :-)

    BalasHapus
  2. banyak sebetulnya fenomena alam yang serupa, malah di tempat saya pernah ada sawah membentuk asma Allah.

    BalasHapus
  3. unik dan menakjubkan mata
    hasil jepretan dari angkasa

    BalasHapus
  4. indahnya bumi kita...indahnya ciptaan-NYA...kerennya DIA...

    itulah sisi lain dari teknologi, selain membuat manusia jadi belajar, juga mendorong manusia untuk mensyukuri segala ciptaanNYA yang dahsyat.

    BalasHapus
  5. wow.....keren banget....

    BalasHapus
  6. sungguh besar kekuasaan nya ya Cik... :)

    BalasHapus
  7. Subhanallah, indah banget ya...

    BalasHapus
  8. Sungguh luar biasa, alam memang mempunyai banyak misteri, tanpa kita menyadarinya..

    BalasHapus

Label terkait:
|widget|Tips n trik1|Tips n trik2|Suak Putat|Seputar Jambi|Sejarah|Saint|Kehidupan|Religi|Olahraga|Mp3|Layanan|Langka tapi Nyata|Game|Ekonomi|Aplikasi|Kamus Bahasa|

Diberdayakan oleh Blogger.