Senin, 10 Desember 2012

Home » » SejarahMasyarakat dan Pemerintahan diMuara Jambi.

SejarahMasyarakat dan Pemerintahan diMuara Jambi.


Sejarah Asal Usul Masyarakat Muara Jambi
  • Masyarakat Desa Muara Jambi merupakan masyarakat yang berasal dari perkembangan Marga Maro Sebo yang telah lama hidup dan berkembang di wilayah ini. Perkembangan Marga Maro Sebo diyakini oleh masyarakat telah berlangsung sebelum berdirinya kompleks percandian di daerah ini. Namun jika dilihat lebih jauh hubungan ini belum dapat dijawab dan diperkuat dengan temuan-temuan yang telah berhasil ditemukan. Dilihat dari hubungan nilai-nilai budaya masyarakat MuaraJambi saat ini yang berlandaskan nila-nilai islam berbeda dengan nilai-nilai Budha.
*Dalam perspesifikasi masyarakat Muara Jambi, Maro diartikan maju. Sementara itu muara dalam pengetahuan mereka diartikan sebagai daerah yang menjadi pusat aktivitas sehari-hari mereka, seperti:tempat berkumpun, MCK, sarana transportasi dan lain-lain. Bangunan candi dan benda purbakala yang ditemukan. Perlu dilakukan kajian yang lebih lanjut untuk mengetahui jawaban pertanyaan ini. Perkembangan kehidupan masyarakat Marga Muaro Sebo pada awalnya berkembang di beberapa wilayah kampong asli antara lain: Kunangan, Talang Duku, Tebat Patah, Kemingking Dalam, Teluk Jambu, Dusun Mudo, Sekumbung danMuara Jambi. Dalam struktur pemerintahan marga di wilayah persekutuan adat Marga Muaro Sebodipimpin oleh seorang Pesirah. Kependudukan Pesirah dalam pemerintahan Marga Muaro Sebo berpusat di Kampung Muara Jambi. 2.3.2. Sejarah Pemerintahan di
  • Muara Jambi
    Dalam sejarah pemerintahan di persekutukan adat Marga Sebo di Muara Jambi telah dipimpin oleh beberapa orang pesirah.beberapa pemerintahan Pesirah yang telah menerima antara lain adalah
:

a. a. Pesirah Usman
b. b. Pesirah Bakar
c. c. Pesirah Mingking
d. d. Penghulu Kitun (A.Manas)
e. e. Penghulu Abdullahntaha
  • Catatan sejarah tentang pemeritahan pesirah yang telah berlangsung di Muara Jambi diperkirakan berlangsung hingga masa penjajahan colonial Belanda. Catatan peristiwa dan kejadian-kejadian yang berlangsung dalam masa pemerintahan pesirah tidak terwarisi secara baik pada generasi sekarang. Pada masa kemerdekaan terjadi peralihan dalam system pemerintahan adat daerah ini. Penamaan Pesirah untuk pemimpin pemerintahan diganti dengan sebutan Penghulu. Pengunaan istilahpenghulu ini digunakan hingga diterapkannya kebijakan tentang system pemerintahan desa sebagai pemerintahan terendah di Pesirah/Penghulu sebagai system pemerintahan adat di Jambi, khususnya di Muara Jambi berganti ke bentuk pemerintahan desa. Palembang, Kerinci, Riau dan Curup. Kelompok etnis pendatang yang paling banyak adalah jawa.
Banyaknya penduduk dari Jawa di desa Muara Jambi dilator belakangi oleh pengaruh hubungan kekerabatan. Orang Jawa yang terlebih dahulu masuk ke Desa Muara Jambi dan telah mempunyai kehidupan yang sudah mapan (punya rumah dan kebun). Pada saat pulang ke Jawa (lebaran/acara keluarga0, ketika kembali lagi mereka membawa serta kerabatnya datang ke Muara Jambi. Pola migrasi seperti ini tidak berlaku di Muara Jambi saja. Pada umumnya di propinsi Jambi, migrasi penduduk dari jawa memperlihatkan intensitasyang tinggi. Semakin sempitnya lahan yang sebanding lagi dengan perkebunan penduduk menjadi factor utama terjadinya migrasi tersebut.
  • Dalam kehidupan sehari-hari, interaksi dan hubungan social yang berlangsung dengan menggunakan bahasa Melayu. Nilai-nilai Agama Islam sangat kuat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Pada umumnya masyarakat Desa Muara Jambi merupakan pemeluk Agama Islam. Pada saat in kehidupan kepala keluarga yang ada di Desa Muara Jambi lebih kurang 600 kepala keluarga diperkirakan jumlah penduduk desa sekitar 2119 jiwa, dari jumlah ini penduduk Desa Muara Jambi yang berjenis kelamin perempua berjumlah 1059 jiwa. Berdasarkan data kependudukan yang dimiliki oleh pemerintah Desa Muara Jambi. Komposisi penduduk yang dibagi atas klasifikasi usia dapat dilihat melalui table berikut ini Tabel 1. Jumlah Penduduk Desa Muara Jambi Berdasarkan Pengolahan Usia 2009

NO
Usia
Jumlah
1 Bayi 0 – 12 bulan 44 jiwa
2 Balita 1 – 5 tahun 199 jiwa
3 Anak 6 – 12 tahun 316 jiwa
4 Remaja 13 – 21 tahun 377 jiwa
5 Dewasa 22 – 59 tahun 1102 jiwa
  • Penerapan bentuk system pemerintahan ini berdampak dengan dipecahnya wilayah pemerintahan adapt Marga Maro Sebo dalam beberapa wilayah. Marga Maro Sebo yang awalnya terdiri atas delapan kampung dirubah menjadi pemerintahan desa yang memiliki pemerintahan semdiri. Hai ini secara tidak langsungberpengaruh ter hadap kehidupan social masyarakat. Hubungan social dan integrasi kehidupan masyarakatyang selama ini fsatu kesatuan berdasarkan kepada kesatuan adaptterpecah belah karena dibatasi oleh wilayah administrasi desa yang berbeda. Peralihan struktur kepemimpinan pun beralih, dari kepemimpinan seorang penghulu yang menjadi symbol penyatu dan pemimpin masyarakat yang tersebardi delapan kampung berganti dengan kepemimpinan Kepala Desa yang memerintah di kampung yang berubah menjadi wilayah desa. Semenjak beralij ke pemerintahan desa di Desa Muara Jambi telah memerintah beberapa Kepala Desa anatara lain :

a. Sarkowi
b. Penghulu Abdullah
c. Penghulu Ibrahim ( 1986-2001)
d. Kepala Desa Ramli (2001- sekarang)

Sumber: Draf Nominasi Daftar World Heritage, UNESCO - Situs Percandian Muarajambi (Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, 2009

Post entry sebelum nya:

Ada 16 Komentar Pada Artikel » SejarahMasyarakat dan Pemerintahan diMuara Jambi.

  1. Pengen tau cndinya kak, hehe trnyata cndi tersebar dimana2, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. di klik aja gambarnya yg di atas nanti akan keluar info obyek wisata tentang candi muarajambinya..

      Hapus
  2. Asiik, seperti belajar sejarah. wah saya jadi tambah pinter nih, hehe

    BalasHapus
  3. Kepala desa nya lama banget menjabat ya gan..

    BalasHapus
  4. Jadi mengenal akan sejarah muara Jambi di sini sobat

    BalasHapus
  5. by the way bang Cik, Pesirah itu apa ya artinya?

    BalasHapus
  6. @Zachflazz pesirah itu lurah atau sebutan kepala penduduk setempat kalau istilah sekarang bisa di bilang kepala desa gitu deh gan..

    BalasHapus
  7. tanks sharenya, lumayan buat tmbah wwasan sjrah

    BalasHapus
  8. Kepala desanya betah bgt. . , . . :D

    BalasHapus
  9. Wah... Itu ada yg namanya Sarkowi, namanya unik dan lucu. Hehehe...
    Di Jambi bnyk sekali kesenian daerahnya ya.

    BalasHapus
  10. wah thanks gan,makin tau ane.,.

    BalasHapus
  11. Kunjungan Rutin Sobat...

    Jangan Lupa Berkunjung Ke Blog Saya...


    Salam Bloglwaker...

    BalasHapus
  12. mau didaftarin sebagai World Heritage ya sob?

    BalasHapus
  13. wah kaya makalah aja susunannya gan. hehehehe. tapi ok ko, jadi tau ane nie. oh ya gan, ane liat tampilan mobile ente bagus, ada postingaan sebelumnya. bisa minta ilmunya dong. ane mau optimasi tampilan ponsel juga kaya agan nie... kasih tau ke ane ya gan. oke

    BalasHapus

Label terkait:
|widget|Tips n trik1|Tips n trik2|Suak Putat|Seputar Jambi|Sejarah|Saint|Kehidupan|Religi|Olahraga|Mp3|Layanan|Langka tapi Nyata|Game|Ekonomi|Aplikasi|Kamus Bahasa|

Diberdayakan oleh Blogger.