Kamis, 18 Oktober 2012

Home » » Lagi-lagi Bentrok

Lagi-lagi Bentrok

Kabar simpang siur di jejaring sosial twitter mengenai adanya mahasiswa yang meninggal dunia pasca bentrokan aparat dengan mahasiswa di Universitas Pamulang, dibantah Feri Irawan (22), mahasiswa yang dikabarkan meninggal terkena tembakan peluru petugas kepolisian. "Saya memang sempat pingsan, dan mungkin temen-temen mengira saya meninggal karena perut saya mengeluarkan banyak darah," ujar Feri saat ditemui di ruang UGD RSUD Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis(18/10/2012). Feri menuturkan kejadian yang dialaminya berawal dari adanya aksi dorong antara aparat kepolisian dan para mahasiswa yang menolak kedatangan Wakapolri Nanan Sukarna sebagai pembicara seminar yang diadakan di Kampus Universitas Pamulang. "Tadinya dorong-dorongan, saya sempat jatuh dan terkena pukulan, setelah itu polisi menembaki gas air mata dari arah gerbang ke dalam kampus, tiba-tiba saya merasa ada sakit di bagian perut saya, ternyata saya terkena peluru," katanya. Feri mengaku, mahasiswa tidak berniat melawan petugas, namun tindakan petugas yang melepaskan tembakan ke arah mahasiswa menyulut kembali amarah mahasiswa. "Saya ada di belakang papan, kayanya sih sengaja dibidik, pelurunya menembus papan baru mengenai perut saya," ungkap mahasiswa semester tujuh Fakultas Hukum itu. Saat ini, peluru yang mengenai Feri masih bersarang diperutnya, belum ada tindakan operasi pengangkatan peluru karena masih menunggu dokter ahli bedah datang. Sumber: okezone.com

Ada 10 Komentar Pada Artikel » Lagi-lagi Bentrok

  1. . . widichhhhh,, gak berperikemanusiaan tuch. kalo emank bener^ sengaja,, widichhhhhh,, sadiz banget tuch polisi. jadi bisa dikatakan kejam banget . .

    BalasHapus
  2. :( alhamdulillah banget ternyata ga ada korban jiwa.. ini nih ga bagusnya twitter dan sosmed2 lainnya. ga ada konfirmasi tpi langsung nyebarin berita kan bahayaaa..

    BalasHapus
  3. wah ogah ah koment masalah itu.. sama2 salah juga.. :D

    BalasHapus
  4. hemmmm ga habis2 demonstrasi
    sebenernya negara kita negara demokrasi apa negara demonstrasi sih ya?
    kan masyarakat juga yg dirugikan dari aksi demo tersebut,tapi klu ga di demo ya terus kebanjur

    BalasHapus
  5. Semoga semuanya dapat diselesaikan dengan bijaksana :)

    BalasHapus
  6. kalo udah pidana begini, nggak ada gunanya kan kalo dimaafkan. masukin penjara aja lahh, hukum yang setimpal. kita nggak rugi koq kehilangan mahasiswa sadis.

    BalasHapus
  7. giman ada SD tidak ikut tawuran jika yang dewasa dan yang tua-tua tidak memberi contoh yang baik.

    BalasHapus
  8. allhamdullilah senang rasanya bisa berkunjung ke sini lagi sob ... ^_^
    wahh gimana nasibnya tuh yang kena peluruh sob ,,,,

    BalasHapus
  9. Untung gak meninggal.. seharusnya petugas jangan melakukan penembakan ke arah mahasiswa.. untung korban tidak apa-apa

    BalasHapus
  10. kapan habiss nya sihhhh yg namanya bentrok..

    indonesia gk pernah damai

    BalasHapus

Label terkait:
|widget|Tips n trik1|Tips n trik2|Suak Putat|Seputar Jambi|Sejarah|Saint|Kehidupan|Religi|Olahraga|Mp3|Layanan|Langka tapi Nyata|Game|Ekonomi|Aplikasi|Kamus Bahasa|

Diberdayakan oleh Blogger.